Latest News

Cara Menghilangkan Bau Pada Air Kolam

Baru satu minggu memelihara lele ternyata kolam lele saya sudah berbau tidak enak, kolam lele yang berada di pinggir rumah membuat udara seisi ruangan rumah menjadi tercemar. Segala cara sudah saya lakukan, dari pemberian probiotik untuk kolam dan aplikasi probiotik yang lainnya tetap saja bau air kolam tercium sampai di dalam rumah. Satu satunya cara yang bisa saya lakukan adalah dengan cara menguras kolam sebanyak setengah dari ketinggian air kolam dan mengisinya kembali.


Akan tetapi cara tersebut hanya bertahan sampai tiga hari lamanaya dan sangat boros air dan listrik.
Rasa penasaran yang sangat besar sekali tentang cara menghilangkan bau air kolam membuat saya semangat untuk uji coba tentang cara menghilangkan bau air kolam hasil informasi dari browsing di internet, tetapi hasilnya tetap nihil dan bau air kolam tetap tercium sampai didalam rumah.

Sampai saya menulis artikel ini pun saya masih penasaran apakah memang ada kolam lele yang airnya tidak berbau ? Mungkin kolam yang berada di tanah yang luas dan lapang terkena sinar matahari yang membuat air kolam menjadi hijau dan terkena hembusan angin setiap harinya bisa menghilangkan bau kolam dengan sendirinya. Akan tetapi kolam saya berada di pinggir rumah di antara rumah rumah tetangga yang kurang sinar matahari, bahkan air kolam saya jarang bisa berwarna hijau.

Setelah banyak sekali percobaan yang telah saya lakukan akhirnya saya menemukan formula yang paling tepat untuk mengurangi bau air kolam, formula tersebut sepertinya memang belum sempurna karena dalam jarak dekat kolam tetap berbau akan tetapi bau tersebut sudah tidak masuk kedalam rumah. Dan dari percobaan demi percobaan dapat saya simpulkan bahwa kesalahan percobaan yang dahulu karena salah pemilihan bakteri yang di gunakan. Untuk menghilangkan bau kolam dengan menggunakan probiotik yang mengandung bakteri pengurai tentunya air kolam akan cepat berbau karena bakteri tersebut hanya mengurai sisa makanan saja dan tidak berfungsi menghilangkan bau air kolam.

Setelah saya mengetahui itu akhirnya saya membuat formula dengan berbagai macam bakteri yang memiliki fungsi yang berbeda beda. Bakteri yang saya gunakan adalah yang mempunya fungsi:
1.  Mempercepat pembusukan kotoran didalam kolam.
2.  Menetralkan zat berbahaya seperti amoniak yang dihasilkan oleh sisa pakan dll.
3.  Mengendalikan kuman dan penghasil antibiotik yang bisa membunuh bakteri jahat.
4.  Bakteri yang memilik fungsi menghilangkan bau hasil pembusukan.

Bakteri tersebut memiliki fungsi yang berbeda dan bekerja sama dalam satu kolam, berikut cara pembuatan formula yang telah saya praktekkan dan mampu mengurangi bau air kolam yang berda di samping rumah saya. Dalam prakteknya sudah 2 minggu berjalan bau kolam lele tidak tercium sampai di dalam rumah.

Berikut formula dan cara pembuatannya:
Sediakan bakteri yang mempunyai fungsi minimal empat fungsi diatas sebagai starternya , kemudian persiapkan media untuk pengembangbiakan bakteri tersebut, medianya bisa dibuat dengan cara mencampurkan 3 susu saset dan 3 sendok tepung tapioka kedalam 6 liter air yang ditambah dengan satu botol aqua besar tetes tebu kemudian di aduk dan direbus hingga mendidih. Setelah media dingin kemudian dimasukkan kedalam drigen yang cukup untuk menampung 6 liter air. Masukkan secukupnya bakteri yang telah di siapkan ( semakin banyak semakin cepat berkembang ), Setelah itu tambahkan 2 sendok urea sebagai sumber energi bagi bakteri untuk berkembang didalam media. Tutup drigen serapat mungkin dan diamkan selama lima hari, buka tutup drigen secara rutin setiap pagi dan sore hari agar oksigen baru bisa masuk kedalam drigen dan gas yang dihasilkan oleh media bisa keluar.

Setelah formula selesai dibuat maka aplikasikan formula tersebut setiap hari, baiknya  dipagi hari sebanyak 2 tutup botol probiotik/m3 air yang dicampur 1 liter air kemudian kocorlan kedalam kolam lele. Kenapa harus setiap hari, kok tidak 3 hari sekali atau satu minggu sekali? alasannya karena lele diberi makan setiap hari dan menghasilkan kotoran juga setiap hari, apabila aplikasi tidak dilakukan setiap hari maka bakteri tidak akan mampu mengatasi amonia dan sejenisnya yang bisa menghasilkan bau kolam.

Itulah informasi yang bisa saya berikan dari hasil praktek saya sendiri, setalah beberpakali praktek saya mengalami kegagalan karena menggunakan satu jenis bakteri saja. Semoga bisa bermanfaat.

8 Responses to "Cara Menghilangkan Bau Pada Air Kolam"

  1. Cara pembelian bakteri di mana gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli probiotik untuk ikan di toko perikanan dan lihat kandungan bakteri yang ada pada probitik tersebut. Nah probiotik tersebut bisa dijadikan sebagai starter bakteri gan. Kalau beli bibit bakterinya sepertinya tdk ada yang jual.

      Delete
  2. Replies
    1. EM4 dan Probio7 udah komplit gan bakterinya...... kmren saya pakai itu.

      Delete
  3. Mas saya mau nanya saya pelihara lele di kolam tanah yg airnya utu juga air dari mata air alias air tanah jadi saya baru seminggu ini airnya itu udah keruh warna hijau terus udah agak bau jadi ikan nya pada menggantung smw dipinggir kolam nafsu makan nya juga gak kuat gimana mas solusinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tebar berapa ribu mas, air warna hijau malah bagus sebenarnya...tetapi kalau tercium bau menyengat berarti air tidak beres. Kemarin2 mungkin pemberian pakan terlalu berlebihan. Solusinya air harus dikurangi 30%, kemudian ditambah lagi kemudian kasih dolomit 200 gram/m3, ragi tape 1 biji/m3 dan beri probiotik 1 tutup/m3.Ikan di puasakan sehari atau sampai tidak ada yang ngegantung baru dibei makan, oh ya jangan lupa pemberian pakan nya jangan sampai kenyang dan terlalu banyak. semoga bisa membantu.....

      Delete